![]() |
Caption : Bupati OKI H Muchendi Mahzareki bersama warga di pendopo kabupatenan ( rumah dinas bupati).dalam rangka idul Fitri 1446 H. |
OKI transkapuas.com – Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan ( Sum sel), H. Muchendi Mahzareki, mengajak masyarakat untuk menjadikan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan solidaritas sosial. Ajakan tersebut disampaikan dalam sambutannya usai Salat Idul Fitri di Masjid Agung Solihin Kayuagung, Senin (31/3).
“Idul Fitri menjadi momen untuk menumbuhkan kepekaan sosial, semangat gotong royong, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama, terutama bagi mereka yang kurang beruntung,” ujar Muchendi.
Muchendi menambahkan, Ramadan dan Idul Fitri tahun ini menjadi momen istimewa karena merupakan tahun pertama dirinya bersama Supriyanto mengemban amanah sebagai Bupati dan Wakil Bupati OKI.
“Kami menyadari amanah besar telah diletakkan di pundak kami. Ini adalah tanggung jawab yang harus kami pertanggungjawabkan dunia dan akhirat. Insyaallah, dengan dukungan seluruh masyarakat serta kerja sama yang solid, kami optimistis dapat mewujudkan visi Ogan Komering Ilir Maju Bersama,” katanya.
Tantangan Pembangunan dan Keterbatasan Anggaran
Dalam kesempatan itu, Muchendi juga menyoroti berbagai tantangan pembangunan di OKI, terutama terkait infrastruktur, fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta pengangguran. Ia menekankan bahwa keterbatasan anggaran menjadi kendala utama dalam menjalankan program pembangunan.
“Kami memulai tanggung jawab ini dengan kondisi keuangan daerah yang kurang baik. Pemerintah Kabupaten OKI dihadapkan pada defisit anggaran dan utang lebih dari Rp400 miliar,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, kebijakan efisiensi yang harus diambil akan berdampak pada pembangunan di OKI, termasuk pengurangan lebih dari Rp100 miliar dari anggaran infrastruktur. Namun, ia tetap optimistis dapat menghadapi tantangan tersebut.
“Sebagai nahkoda, saya tetap yakin mampu melakukan perubahan dan perbaikan demi kemajuan OKI,” ujarnya.
Open House Bupati OKI Disambut Antusias Warga
Usai Salat Idul Fitri, Bupati Muchendi menggelar open house di Rumah Dinas Pendopo Kabupatenan, Kayuagung. Didampingi Ketua TP PKK OKI, Ike Muchendi, ia menyambut satu per satu warga yang datang bersilaturahmi.
“Dengan kerendahan hati, kami mengundang masyarakat untuk bersilaturahmi di pendopo kabupatenan seusai Salat Idul Fitri,” ajaknya.
Pantauan di lokasi menunjukkan masyarakat antusias menghadiri open house tersebut. Sejumlah pejabat dan tamu undangan turut hadir, berbaur dengan warga yang ingin bersalaman dan berfoto bersama bupati.
Budiman, seorang warga Kelurahan Paku, mengaku senang bisa menghadiri acara tersebut. “Sengaja datang ke sini untuk bersilaturahmi dengan Pak Bupati. Ini pertama kali saya ikut open house, senang bisa bertemu langsung dengan beliau,” ujarnya.
Dalam open house ini, berbagai hidangan khas lebaran seperti bakso, sate, pempek, dan es kacang disediakan secara gratis untuk masyarakat. “Sudah habis ratusan porsi. Ini memang disiapkan khusus untuk tamu open house,” kata Ujang, seorang pedagang sate Kayuagung.
Midang Morge Siwe Meriahkan Lebaran di Kayuagung
Suasana Idul Fitri di Kayuagung semakin semarak dengan digelarnya tradisi Midang Morge Siwe pada hari ketiga dan keempat Lebaran. Tradisi ini tidak hanya bertujuan melestarikan budaya lokal, tetapi juga menjadi hiburan bagi para pemudik yang kembali ke tanah kelahiran mereka.
“Midang Morge Siwe adalah bagian dari identitas budaya Kayuagung. Acara ini juga menjadi daya tarik bagi wisatawan dan ajang silaturahmi bagi masyarakat,” kata salah satu panitia penyelenggara.
Dengan berbagai rangkaian acara tersebut, perayaan Idul Fitri di OKI tahun ini berlangsung penuh semangat kebersamaan dan memperkuat nilai-nilai sosial dalam masyarakat.( Mas Tris)